Close
Diabetes 4/03/2025

Ketahui Manfaat Kulit Manggis & Cara Tepat Mengolahnya untuk Jaga Gula Darah

Terakhir diperbarui 10 Sep 2026
Ketahui Manfaat Kulit Manggis & Cara Tepat Mengolahnya untuk Jaga Gula Darah

Ringkasan: 

  • Kulit manggis mengandung berbagai senyawa bioaktif, terutama xanthone, yang memiliki aktivitas antioksidan dan telah diteliti karena potensinya dalam mendukung kesehatan metabolik. Sejumlah penelitian pada manusia menunjukkan potensi manfaat ekstrak manggis terhadap sensitivitas insulin, meskipun bukti yang tersedia masih terbatas.

  • Berbeda dengan daging buahnya, kulit manggis umumnya tidak dikonsumsi secara langsung, tetapi dapat diolah menjadi ekstrak, bubuk, atau minuman rebusan. Jika dikonsumsi sebagai minuman, sebaiknya hindari penambahan gula untuk membantu membatasi asupan gula.

  • Teh kulit manggis dapat dibuat sendiri di rumah dengan merebus kulit manggis yang telah dibersihkan. Jika ingin memberikan rasa manis tanpa menambahkan gula, pemanis nol kalori dapat digunakan sebagai salah satu pilihan.

 

Manfaat manggis untuk diabetes tidak hanya menarik perhatian karena kandungan pada daging buahnya, tetapi juga karena kulitnya yang mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk xanthones. Senyawa tersebut telah diteliti karena aktivitas antioksidan dan potensinya dalam mendukung kesehatan metabolik.

Sejumlah penelitian pada manusia menunjukkan bahwa ekstrak manggis berpotensi membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mendukung pengelolaan gula darah. Namun, bukti klinis yang tersedia masih terbatas sehingga manfaat tersebut belum dapat dianggap sebagai terapi untuk diabetes. Mari simak lebih lanjut potensi manfaat kulit manggis dan cara mengolahnya dengan tepat.

Apa Saja Potensi Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan? 

Kulit manggis mengandung berbagai senyawa bioaktif, terutama golongan xanthones seperti α-mangostin dan γ-mangostin, serta berbagai senyawa fenolik lainnya. Senyawa-senyawa tersebut telah banyak diteliti karena memiliki aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa senyawa bioaktif dalam kulit manggis memiliki sejumlah potensi manfaat bagi kesehatan, antara lain:

  • Memiliki aktivitas antioksidan

  • Memiliki aktivitas anti-inflamasi

  • Berpotensi mendukung kesehatan metabolik

  • Berpotensi mendukung metabolisme gula darah dan sensitivitas insulin

Namun, perlu dipahami bahwa sebagian besar bukti mengenai aktivitas biologis kulit manggis masih berasal dari penelitian laboratorium dan hewan. Penelitian pada manusia masih terbatas, sehingga potensi manfaat tersebut belum dapat disamakan dengan efek pengobatan untuk kondisi kesehatan tertentu.

Potensi Kulit Manggis untuk Diabetes

Salah satu manfaat kulit manggis yang mulai diteliti adalah potensinya dalam mendukung pengelolaan gula darah. Systematic review terbaru yang mengevaluasi penelitian pada manusia menemukan bahwa ekstrak kulit manggis berpotensi membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan gula darah puasa pada orang dengan diabetes tipe 2.

Namun, hanya dua penelitian yang memenuhi kriteria, sehingga bukti klinisnya masih terbatas dan diperlukan penelitian yang lebih besar sebelum manfaat tersebut dapat direkomendasikan secara klinis.

Apa Manfaat Manggis untuk Diabetes?

buah manggis

Image: Magnific

Berdasarkan penelitian di laboratorium dan pada hewan, senyawa xanthones dalam manggis, seperti α-mangostin, menunjukkan potensi dalam mendukung metabolisme gula darah. Namun, hasil penelitian tersebut belum dapat langsung disamakan dengan manfaat klinis pada manusia.

Penelitian selama 26 minggu pada perempuan dengan obesitas dan resistensi insulin juga menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak manggis 400 mg per hari dapat memperbaiki sensitivitas insulin dan menurunkan HOMA-IR secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Namun, kadar glukosa darah tidak mengalami perubahan yang signifikan dalam penelitian tersebut.

Hasil penelitian tersebut cukup menjanjikan, tetapi bukti pada manusia masih terbatas. Oleh karena itu, konsumsi manggis atau olahannya sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola hidup sehat dan bukan sebagai pengganti pengobatan diabetes.

Kulit manggis dapat diolah menjadi berbagai bentuk, seperti ekstrak, bubuk, atau minuman rebusan. Namun, kandungan senyawa aktif pada setiap olahan dapat berbeda sehingga manfaatnya tidak dapat disamakan dengan ekstrak yang digunakan dalam penelitian.

BACA JUGA: Wajib Tahu! Pantangan Makanan untuk Penderita Diabetes

Cara Mengolah Kulit Manggis dengan Tepat

buah manggis

Image: Magnific

Daging buah manggis yang berwarna putih dapat dinikmati langsung sebagai buah segar atau diolah menjadi smoothie dan campuran salad buah.

Sementara itu, kulit manggis umumnya tidak dikonsumsi secara langsung seperti daging buahnya. Kulit manggis dapat diolah menjadi berbagai bentuk, seperti ekstrak, bubuk, atau minuman rebusan.

Jika Anda ingin mengonsumsi manggis atau olahannya sambil menjaga asupan gula, perhatikan porsinya dan hindari produk yang mengandung tambahan gula, seperti buah manggis kalengan dalam sirup atau minuman manis.

BACA JUGA: 7 Inspirasi Resep Smoothie Bowl Tinggi Serat yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Inspirasi #ResepDia: Teh Kulit Manggis

Teh kulit manggis dapat menjadi salah satu pilihan minuman herbal yang bisa dibuat di rumah. Selain memiliki rasa yang sedikit sepat dan segar, kulit manggis mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk xanthones, yang memiliki aktivitas antioksidan.

Berikut inspirasi #ResepDia yang bisa Anda coba di rumah untuk menikmati minuman hangat berbahan kulit manggis.

Bahan-bahan:

  • 2–3 buah kulit manggis yang masih segar

  • 500 ml air

  • Nulife Sweetener sebagai pemanis nol kalori

  • 1 ruas kecil jahe (opsional, untuk menambah aroma dan rasa hangat)

  • 1 batang serai (opsional, untuk memberikan cita rasa segar)

Cara Membuat:

  1. Cuci kulit manggis hingga bersih. Pastikan tidak ada getah atau kotoran yang menempel. Jika perlu, rendam sebentar dalam air garam lalu bilas kembali dengan air bersih.

  2. Potong kecil-kecil kulit manggis agar lebih mudah direbus.

  3. Masukkan kulit manggis ke dalam panci berisi 500 ml air. Tambahkan jahe atau serai jika suka, lalu rebus selama 10–15 menit hingga air berubah menjadi kemerahan atau kecokelatan.

  4. Saring dan sajikan. Angkat, saring air rebusannya, lalu tuang ke dalam cangkir.

  5. Tambahkan Nulife Sweetener untuk memberikan rasa manis dan menyeimbangkan rasa sepat dari kulit manggis.

BACA JUGA: Beras Merah untuk Diabetes: Sehat atau Mitos?

Tetap Manis, Tanpa Tambahan Gula Bersama Nulife Sw

Nulife Sweetener

Menikmati secangkir teh kulit manggis yang hangat memang paling pas jika ada sentuhan rasa manis untuk menyeimbangkan rasa sepatnya yang khas. Namun, untuk diabetesi atau Anda yang sedang diet atau menjaga kadar gula darah, sebaiknya ganti gula dengan Nulife Sweetener. 

Nulife Sweetener adalah pemanis pengganti gula nol kalori (zero calorie) yang dapat menjadi pilihan untuk membantu mengurangi asupan gula harian. Dengan Nulife Sweetener, Anda tetap bisa mendapatkan rasa manis tanpa tambahan kalori dari gula. 

Tak hanya untuk minuman seperti teh, Nulife Sweetener juga dapat digunakan untuk kopi, jus, memasak, hingga membuat kue, sehingga Anda tetap dapat menikmati berbagai makanan dan minuman dengan rasa manis sesuai selera.

Kunjungi artikel menarik lainnya, lihat produk lengkap Diabetasol di product page, dan jika Anda memiliki pertanyaan, silakan langsung menuju Hubungi Kami.

 

Referensi

  1. Pedraza-Chaverrí, J., Cárdenas-Rodríguez, N., Orozco-Ibarra, M., & Pérez-Rojas, J. M. (2008). Medicinal properties of mangosteen (Garcinia mangostana). Food and Chemical Toxicology, 46(10), 3227–3239. https://doi.org/10.1016/j.fct.2008.07.024

  2. Ovalle-Magallanes, B., Eugenio-Pérez, D., & Pedraza-Chaverrí, J. (2017). Medicinal properties of mangosteen (Garcinia mangostana L.): A comprehensive update. Food and Chemical Toxicology, 109(Pt. 1), 102–122. https://doi.org/10.1016/j.fct.2017.08.021

  3. Watanabe, M., Gangitano, E., Francomano, D., Addessi, E., Toscano, R., Costantini, D., Tuccinardi, D., Mariani, S., Basciani, S., Spera, G., Gnessi, L., & Lubrano, C. (2018). Mangosteen extract shows a potent insulin sensitizing effect in obese female patients: A prospective randomized controlled pilot study. Nutrients, 10(5), 586. https://doi.org/10.3390/nu10050586

  4. Purwoko, Y., Nugroho, K. H., Setiati, S., & Rachmawati, B. (2026). Effects of Garcinia mangostana peel extract on glycemic control in type 2 diabetes mellitus: A systematic review of human studies. Acta Medica Indonesiana, 58(1), 52–58.

Konsultasi Diabetes

Konsultasi Diabetes

Temukan solusi bersama ahli.