Medically Reviewed by: dr Aditya Nugroho - Health Communicator Kalbe Nutritionals
Ringkasan:
Diabetasol Milk bukanlah susu khusus penderita diabetes maupun obat, melainkan nutrisi pengganti makan yang lengkap dan seimbang dengan Indeks Glikemik (IG) rendah, yaitu 44, serta kandungan Vita Digest. Oleh karena itu, produk ini dapat dikonsumsi oleh orang dengan maupun tanpa diabetes sebagai bagian dari pola hidup sehat untuk membantu mendukung kontrol kadar gula darah.
Selain itu, Diabetasol Milk juga mengandung isomaltulosa, protein whey berkualitas tinggi, serat prebiotik (inulin), serta diperkaya 11 vitamin dan 6 mineral yang membantu memberikan energi lebih stabil, mendukung rasa kenyang lebih lama, dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Untuk penyajian, larutkan 4 sendok takar (60 gram) ke dalam 200 ml air dan konsumsi dua kali sehari sebagai pengganti sarapan atau makan malam, atau olah menjadi smoothies sehat.
Banyak orang mengenal Diabetasol Milk sebagai "susu diabetes". Oleh karena itu, tidak sedikit yang bertanya apakah produk ini hanya boleh diminum oleh penderita diabetes atau juga dapat dikonsumsi oleh orang yang tidak memiliki diabetes.
Faktanya, Diabetasol Milk bukan obat maupun produk yang hanya diperuntukkan bagi diabetesi (penderita diabetes). Diabetasol Milk merupakan nutrisi lengkap dan seimbang dengan indeks glikemik rendah (IG 44) serta Vita Digest. Nilai IG yang rendah membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan. Oleh karena itu, Diabetasol Milk dapat dikonsumsi oleh orang dengan maupun tanpa diabetes sebagai bagian dari pola makan sehat.
Terlepas dari siapa yang mengonsumsinya, menjaga kadar gula darah tetap dalam kisaran normal memang bukan hanya penting bagi penderita diabetes. Bagi orang yang sehat sekalipun, hal ini merupakan bagian dari menjaga metabolisme tubuh dan membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan di masa depan.
Menjaga kadar gula darah agar tetap dalam rentang normal bukan hanya penting bagi mereka yang mengidap diabetes. Bagi orang yang sehat, lonjakan dan penurunan kadar gula darah yang tajam dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, memicu perubahan suasana hati (mood swings), serta meningkatkan rasa lapar sehingga mendorong keinginan untuk terus ngemil atau makan berlebih.
Di era sekarang, gaya hidup modern yang banyak didominasi oleh konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, makanan olahan, serta kurangnya aktivitas fisik akibat gaya hidup sedentari dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin. Kondisi ini membuat sel-sel tubuh kurang peka terhadap kerja insulin sehingga kadar gula darah lebih sulit dikendalikan. Jika berlangsung dalam jangka panjang, risiko pradiabetes dan diabetes melitus tipe 2 pun dapat meningkat.
Oleh karena itu, menjaga kadar gula darah tetap dalam rentang normal merupakan salah satu langkah penting untuk mendukung metabolisme tubuh yang sehat, menjaga energi tetap stabil, serta membantu mengurangi risiko terjadinya pradiabetes dan diabetes melitus tipe 2 di kemudian hari.
BACA JUGA: Apa yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Konsumsi Makanan & Minuman Manis?

Meskipun lekat dengan citra "susu penderita diabetes", Diabetasol Milk merupakan produk nutrisi lengkap dan seimbang, bukan obat maupun susu yang hanya ditujukan bagi penderita diabetes.
Formulanya dirancang dengan Vita Digest, yaitu kombinasi karbohidrat lepas lambat yang mengandung isomaltulosa. Dibandingkan sukrosa, isomaltulosa dicerna dan diserap lebih lambat oleh tubuh sehingga membantu mengurangi lonjakan kadar gula darah setelah makan. Karena itu, Diabetasol Milk memiliki indeks glikemik (IG) rendah, yaitu 44.
Selain cocok bagi orang yang ingin menjaga kadar gula darah tetap terkontrol, Diabetasol Milk juga dapat menjadi pilihan bagi siapa saja yang memiliki gaya hidup sibuk, misalnya tidak sempat sarapan, sering melewatkan waktu makan, atau harus bekerja lembur hingga larut malam.
Kandungan isomaltulosa sebagai karbohidrat lepas lambat, yang dipadukan dengan protein whey berkualitas tinggi dan serat, membantu menyediakan energi secara lebih bertahap serta membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, Diabetasol Milk dapat menjadi pilihan nutrisi pengganti makan yang praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Produk ini juga bebas kolesterol, rendah lemak jenuh, rendah laktosa, bebas gluten, serta tidak mengandung tambahan sukrosa. Dari segi kandungan nutrisi, Diabetasol Milk diperkaya dengan 11 vitamin dan 6 mineral esensial, termasuk vitamin A, C, E, serta zinc yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, serta mengandung protein whey berkualitas tinggi yang lebih mudah dicerna oleh tubuh sehingga membantu memenuhi kebutuhan protein harian.
Jika pertanyaan Anda apakah Diabetasol Milk termasuk obat, jawabannya adalah bukan. Diabetasol Milk merupakan produk nutrisi, bukan obat, sehingga tidak berfungsi untuk mengobati diabetes maupun menggantikan terapi yang diresepkan oleh dokter.
Diabetasol Milk diformulasikan sebagai nutrisi pengganti makan dengan indeks glikemik (IG) rendah, yaitu 44, serta mengandung isomaltulosa sebagai karbohidrat lepas lambat. Oleh karena itu, produk ini dapat dikonsumsi oleh orang dengan maupun tanpa diabetes sebagai bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang.
Pada umumnya, orang yang tidak menderita diabetes boleh mengonsumsi Diabetasol Milk. Apalagi, mengingat statusnya yang bukan obat, orang yang tidak menderita diabetes tidak perlu khawatir mengonsumsinya sebagai bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang.
Analogi sederhananya mirip dengan susu ibu hamil. Produk tersebut bukan obat, melainkan nutrisi yang diformulasikan sesuai kebutuhan ibu hamil. Oleh karena itu, diminum oleh orang yang tidak hamil pada umumnya juga tidak menjadi masalah, selama tidak memiliki kondisi tertentu yang mengharuskannya untuk menghindari kandungan yang ada di dalamnya.
Begitu pula dengan Diabetasol Milk. Produk ini merupakan nutrisi pengganti makan dengan indeks glikemik (IG) rendah yang dapat dikonsumsi oleh orang dengan maupun tanpa diabetes. Bahkan, membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula sejak dini merupakan salah satu kebiasaan yang dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal dan menurunkan risiko diabetes sebagai bagian dari pola hidup sehat.
BACA JUGA: Panduan Makan Malam yang Sehat untuk Menjaga Gula Tetap Stabil
Untuk mendapatkan takaran nutrisi yang sesuai, cara penyajian yang dianjurkan adalah dengan melarutkan 4 sendok takar (sekitar 60 gram) Diabetasol Milk ke dalam 200 ml air, lalu aduk hingga larut sempurna. Satu sajian ini mengandung sekitar 250 kkal. Diabetasol Milk dianjurkan untuk dikonsumsi dua kali sehari sebagai pengganti sarapan dan makan malam.
Agar tidak bosan, Diabetasol Milk juga dapat diolah menjadi berbagai menu yang lezat, misalnya sebagai bahan tambahan dalam smoothie. Anda dapat mencampurkannya dengan buah atau sayuran berindeks glikemik rendah, seperti strawberry, blueberry, atau alpukat, kemudian diblender dengan air dingin. Dengan porsi kalori yang terukur, sajian ini dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal merupakan bagian dari pola hidup sehat yang penting bagi siapa saja, bukan hanya bagi penderita diabetes. Selain rutin beraktivitas fisik dan menerapkan pola makan seimbang, memilih asupan nutrisi yang sesuai, seperti Diabetasol Milk, dapat menjadi salah satu cara untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian sekaligus mendukung pola hidup sehat.
Tidak. Diabetasol Milk bukan merupakan susu khusus diabetes, melainkan produk nutrisi pengganti makan yang lengkap dan seimbang dengan Indeks Glikemik (IG) rendah, yaitu 44, serta mengandung Vita Digest. Formulanya dirancang untuk membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan sehingga dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, baik oleh penderita diabetes maupun orang yang tidak menderita diabetes.
Bukan. Diabetasol Milk bukan obat, melainkan nutrisi pengganti makan dengan formula yang lengkap, seimbang, serta memiliki Indeks Glikemik (IG) rendah, yaitu 44. Produk ini dapat dikonsumsi oleh orang dengan maupun tanpa diabetes sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang.
Ya, boleh. Orang yang tidak menderita diabetes dapat mengonsumsi Diabetasol Milk sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang. Analoginya mirip dengan susu ibu hamil. Produk tersebut bukan obat, melainkan nutrisi yang diformulasikan sesuai kebutuhan ibu hamil. Karena itu, diminum oleh orang yang tidak hamil pada umumnya juga tidak menjadi masalah, selama tidak memiliki kondisi tertentu yang mengharuskan menghindari kandungan di dalamnya.
Bagi orang yang sehat, lonjakan dan penurunan kadar gula darah yang tajam dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, memicu perubahan suasana hati (mood swings), dan meningkatkan rasa lapar. Selain itu, pola makan tinggi gula dan makanan olahan yang disertai kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin. Jika kondisi ini berlangsung dalam jangka panjang, risiko pradiabetes maupun diabetes melitus tipe 2 juga dapat meningkat.